
Djuanda Kartawidjaja, Menteri dan Pahlawan Nasional Indonesia. Kiprah gemilang dalam sejarah, diabadikan dalam nama jalan, stasiun, dan uang pecahan 50.000 rupiah.

Wilopo, Perdana Menteri Indonesia, menghadapi tantangan ekonomi dan politik. Menekankan buruh dan pendidikan, namun jatuh setelah Peristiwa 17 Oktober 1952.

Ali Sastroamidjojo, tokoh nasionalis dan Marhaenis Indonesia, lahir 21 Mei 1903. Meester in de Rechten dari Universitas Leiden. Perdana Menteri ke-8, diplomat, dan pemimpin PNI.

SK Trimurti: Jurnalis dan Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Aktif di pers, politik, dan gerakan perempuan, meninggal pada 2008

Menelusuri perjalanan inspiratif Dr. Cipto Mangunkusumo, tokoh kemerdekaan Indonesia. Profil pahlawan nasional dalam perjuangan politik dan pembaharuan kesehatan.

Iwa Kusumasumantri: Pahlawan Nasional Indonesia, pemikir politik dan pendidik. Jejak perjuangan dari penjara hingga mendirikan Universitas Padjadjaran.

Nike Ardilla, ikon musik Indonesia, tetap hadir di hati penggemarnya. Kematian tragisnya meninggalkan kenangan yang tak terlupakan dalam dunia hiburan.

Ernest Douwes Dekker, pahlawan nasional Indonesia, perintis kemerdekaan. Aktivis, wartawan, dan penulis kritis terhadap kolonialisme Belanda. Nama Setiabudi diabadikan dalam jalan dan kecamatan di Indonesia. Inspirasi perubahan, berjuang melawan ketidakadilan kolonial.

Pahlawan nasional, Alexander Andries Maramis atau lebih dikenal sebagai AA Maramis, merupakan pejuang kemerdekaan Indonesia. Selama hidupnya, Maramis menjabat sebagai anggota BPUPKI dan KNIP, serta menjadi Menteri Keuangan Indonesia yang terkenal melalui kebijakan penerbitan Oeang Republik Indonesia (ORI). Menurut buku FEW Parengkuan “AA Maramis, SH”, Alexander...

Sebelum tercapainya proklamasi kemerdekaan RI, situasi tegang terjadi saat Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu, meninggalkan Indonesia dalam keadaan status quo. Pemberitaan ini mendorong golongan muda untuk mendesak percepatan pelaksanaan proklamasi guna memanfaatkan momentum berharga. Meski demikian, golongan tua menolak langkah tersebut, memilih agar tindakan tersebut...
Jenderal Abdul Haris Nasution, lahir pada 3 Desember 1918, adalah sosok kunci dalam sejarah Indonesia yang memberikan kontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan negara.