Mashudi adalah Gubernur Jawa Barat ke-7 yang dikenal tegas dalam menghadapi situasi politik pasca peristiwa G30S 1965. Dengan berbagai kebijakan, termasuk pemberhentian anggota DPRD-GR dari fraksi PKI dan penerbitan instruksi pembersihan aparatur negara dari unsur G30S, Mashudi berhasil mencegah meluasnya kekacauan. Kolaborasinya dengan Kodam Siliwangi di bawah Mayjen Ibrahim Adjie memastikan bahwa Jawa Barat tetap terkendali, tidak sampai mengalami pembantaian massal seperti yang terjadi di Jawa Tengah, Jawa Timur, maupun Bali.
Selain kiprahnya sebagai gubernur, Mashudi juga tercatat sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka ke-3 yang menjabat dari 1978 hingga 1993. Gaya kepemimpinan militernya membawa disiplin dan ketegasan ke dalam Gerakan Pramuka, dengan tujuan membentuk generasi muda yang tangguh dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia dikenang sebagai pemimpin yang mengutamakan keamanan, ketertiban, dan persatuan rakyat Jawa Barat serta bangsa secara keseluruhan.
Simak kisah lengkap Mashudi sebagai Gubernur Jawa Barat serta perannya dalam mencegah kerusuhan akibat G30S/PKI serta perannya di pramuka pada artikel biografi yang telah kami tulis dengan judul “Mashudi: Gubernur Jawa Barat dan Sikapnya Tentang G30S/PKI“.
Table of Contents
ToggleBiodata Mashudi
| Nama Lengkap | Letjen (Purn.) DR. (HC) H. Mashudi |
| Nama Kecil | Mashudi |
| Nama Lain | - |
| Tempat, Lahir | Cibatu, Garut, Jawa Barat, Hindia Belanda, 11 September 1919 |
| Tempat, Wafat | RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Indonesia, 22 Juni 2005 (umur 85) |
| Sebab Wafat | Serangan Jantung |
| Makam | Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, Jawa Barat |
| Agama | Islam |
| Suku | Sunda |
| Bangsa | Indonesia |
| Pekerjaan | Tentara |
| Angkatan | |
| Pangkat | |
| Satuan | Infanteri |
| Ayah | ? |
| Ibu | ? |
| Isteri/Pasangan | Yetty Rochyati |
| Anak | Nanay Jubaedah Medi Moh. Saleh |
Riwayat Pendidikan Mashudi
| Pendidikan | Tempat | Tahun |
|---|---|---|
| Hollandsch-Inlandsche School (HIS) | Hollandsch-Inlandsche School (HIS) Garut | |
| Hollandsch-Inlandsche School (HIS) | Hollandsch-Inlandsche School (HIS) Pasundan Tasikmalaya | |
| Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) | Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) Pasundan Tasikmalaya | |
| Algemeene Middelbare School (AMS) B | Algemeene Middelbare School (AMS) B, Yogyakarta | |
| Technische Hogeschool (THS) | Technische Hogeschool (THS) Bandung, |
Karir Mashudi
| Instansi/Tempat | Jabatan | Masa Jabatan |
|---|---|---|
| Divisi Siliwangi | Staf | 1947 - 1957 |
| Teritorial AD | Inspektur Jenderal | 1957 - 1960 |
| Provinsi Jawa Barat | Gubernur | 6 Februari 1960 - 14 Februari 1970 |
| Majelis Pembimbing Pramuka Jawa Barat | Ketua | 1960 - 1970 |
| Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara | Wakil Ketua | 1966 - 1972 |
| Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat | Ketua | 1974 |
| Kwartir Nasional Gerakan Pramuka | Wakil Ketua | 1974 - 1978 |
| Kwartir Nasional Gerakan Pramuka | Ketua | 18 Desember 1978 - 8 Mei 1993 |
| Universitas Siliwangi, Tasikmalaya | Rektor | 1978 - 1994 |
| Dewan Pertimbangan Agung (DPA) | Anggota | 1978 - 1983 |
| Yayasan Universitas Pakuan, Bogor | Ketua | 1984 |
| Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) | Anggota | 1992 - 1997 |
Penghargaan Bintang
Kami berusaha untuk memberikan data yang akurat, jika kamu menemukan ada informasi yang keliru dan kurang tepat serta ingin menambahkan data dari tokoh ini disini silahkan hubungi kami melalui kolom Contact Us atau Komentar di bawah ini.
Kami sangat berterimakasih atas setiap masukan yang kamu berikan, karena itu akan meningkatkan kualitas data yang kami berikan ini. Terima kasih atas dukungan dan kerjasama nya.
Salam dari Arsip Manusia






