Emmy Saelan merupakan salah satu tokoh perempuan paling berani dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Lahir dan besar di Makassar, ia tidak hanya membantu sebagai tenaga medis, tetapi juga mengangkat senjata dalam perlawanan rakyat Sulawesi Selatan melawan pasukan Belanda.
Ketika Gubernur Sulawesi, Dr. Sam Ratulangi, ditangkap pada 1946, Emmy memimpin aksi protes dan pemogokan di Rumah Sakit Stella Maris, tempat ia bekerja. Tak lama kemudian, ia meninggalkan pekerjaannya untuk bergabung dengan laskar pejuang di Takalar bersama Maulwi Saelan dan tokoh lain seperti Wolter Monginsidi.
Pada 21 Januari 1947, ketika ia terlibat dalam pertempuran sengit di Kampung Tidung, Makassar. Terdesak oleh pasukan Belanda dan menolak untuk menyerah, Emmy memilih jalan heroik dengan meledakkan granat yang digenggamnya, menewaskan delapan serdadu musuh sekaligus mengakhiri hidupnya sendiri pada usia 22 tahun. Tindakan itu menjadikannya simbol keberanian perempuan Indonesia yang menolak tunduk pada penjajah.
Simak kisah lengkap Emmy Saelan berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan menolak tunduk terhadap penjajah pada artikel biografi yang telah kami tulis dengan judul “Emmy Saelan: Pahlawan Wanita dari Makassar“.
Biodata Emmy Saelan
| Nama Lengkap | Emmy Saelan |
| Nama Kecil | Salmah Soehartini Saelan |
| Nama Lain | Daeng Kebo |
| Tempat, Lahir | Malangke, Luwu, Hindia Belanda, 15 October 1924 |
| Tempat, Wafat | Makassar, Sulawesi, Indonesia, 24 Januari 1947 (umur 22) |
| Sebab Wafat | Gugur dalam perang (Ledakan Granat) |
| Makam | Taman Makam Pahlawan Panaikang, Makassar |
| Agama | Islam |
| Bangsa | Indonesia |
| Pekerjaan | Perawat |
| Ayah | Amin Saelan |
| Ibu | Sukamtin |
| Suami | - |
| Saudara | Maulwi, Saeni, Elly, Evi, Rahayu, Saidah, Sabina. |
Riwayat Pendidikan Emmy Saelan
| Pendidikan | Tempat | Tahun |
|---|---|---|
| Eerste Europesche Large School (EELS) | Eerste Europesche Large School (EELS) | |
| Hogere Burgerschool (HBS) | Hogere Burgerschool (HBS), Makassar | 1942 |
| Cu Gakko | Cu Gakko |
Karir Emmy Saelan
| Organisasi/Lembaga | Jabatan | Tahun Menjabat |
|---|---|---|
| Rumah Sakit Stella Maris, Makassar | Perawat | |
| Perguruan Nasional Makassar | Pendiri | |
| Laskar Lipan Bajeng | Palang Merah | |
| Laskar Pemberontak Rakyat Indonesia Sulawesi (Lapris) | Palang Merah | |
| Laskar Wanita Organisasi Harimau Indonesia | Pemimpin |
Penghargaan
| Penghargaan | Tahun | Deskripsi |
|---|---|---|
| Monumen Maha Putera Emmy Saelan | 10 November 1985 | Untuk mengenang perjuangan Emmy Saelan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Surono meresmikan Monumen Maha Putera Emmy Saelan |
| Jl. Emmy Salean dan Jl. Monumen Emmy Salean | Jalan Emmy Saelan di Kecamatan Ujung Pandang dan Jalan Monumen Emmy Saelan di Kecamatan Rappocini |
Kami berusaha untuk memberikan data yang akurat, jika kamu menemukan ada informasi yang keliru dan kurang tepat serta ingin menambahkan data dari tokoh ini disini silahkan hubungi kami melalui kolom Contact Us atau Komentar di bawah ini.
Kami sangat berterimakasih atas setiap masukan yang kamu berikan, karena itu akan meningkatkan kualitas data yang kami berikan ini. Terima kasih atas dukungan dan kerjasama nya.
Salam dari Arsip Manusia






