
Bintang Republik Indonesia Pratama, kelas IV, dulu lencana digantung, sekarang selempang, diberikan atas jasa menjaga NKRI.

Bintang Republik Indonesia Utama kelas III diberikan pada individu yang menjaga integritas negara. Setelah 1972, dalam bentuk selempang; sebelumnya, sebagai lencana.

Bintang Republik Indonesia Adipradana: Tanda kehormatan kelas II diberikan sejak 1972. Sebelumnya berbentuk kalung, kini selempang. Patra, miniatur, dan piagam juga diberikan.

Bintang Republik Indonesia Adipurna: kelas tertinggi tanda kehormatan, diberikan pada mereka yang berjasa besar kepada NKRI, termasuk Presiden.

Bintang Republik Indonesia, diberikan kepada individu yang berjasa menjaga integritas dan kejayaan negara.

Idham Chalid, pemimpin NU dan PPP, pernah menjadi Wakil Perdana Menteri dan ketua MPR, diabadikan di uang pecahan Rp. 5.000,-

Johannes Leimena: Pahlawan Nasional Indonesia, dokter, politisi, dan diplomat yang berjasa dalam sejarah kesehatan dan politik Indonesia

Ferdinand Lumban Tobing, dokter dan pejuang kemerdekaan, lahir 19 Feb 1899. Aktif dalam politik, perjuangan melawan penjajah, hingga wafat 7 Okt 1962.

Biografi singkat AK Gani: Pemimpin perlawanan Sumatera, aktif dalam politik dan militer, berperan penting dalam kemerdekaan Indonesia.

Assaat: Politisi dan pejuang kemerdekaan Indonesia, Assaat lahir di Sumatera Barat, aktif dalam gerakan pemuda, dan menjabat sebagai pemangku jabatan Presiden RI.
Jenderal Abdul Haris Nasution, lahir pada 3 Desember 1918, adalah sosok kunci dalam sejarah Indonesia yang memberikan kontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan negara.