Prof. Dr. Achmad Mochtar dikenal sebagai dokter, peneliti, dan ilmuwan di bidang bakteriologi. Setelah menempuh pendidikan di Europeesche Lagere School (ELS), Achmad Mochtar melanjutkan studi di STOVIA hingga lulus sebagai dokter pada tahun 1916. Kemampuannya di bidang penelitian membawanya melanjutkan pendidikan doktoral di Universiteit van Amsterdam, Belanda.
Sepulang dari Belanda, Achmad Mochtar mengabdikan dirinya sebagai dokter dan peneliti di berbagai daerah sebelum bergabung dengan Lembaga Eijkman pada tahun 1937 sebagai Kepala Departemen Bakteriologi. Ketika Jepang menduduki Hindia Belanda pada tahun 1942, ia diangkat menjadi Direktur Lembaga Eijkman. Di tengah keterbatasan akibat perang, ia tetap mempertahankan kegiatan penelitian, mengembangkan pemanfaatan tanaman obat sebagai alternatif pengobatan, serta berupaya melindungi para peneliti yang bekerja di bawah kepemimpinannya. Berbagai penelitian dan publikasi ilmiahnya memberikan sumbangan besar bagi perkembangan bakteriologi, epidemiologi, dan penelitian penyakit tropis di Indonesia.
Perjalanan hidup Achmad Mochtar berakhir secara tragis pada masa pendudukan Jepang. Ia dieksekusi pada 3 Juli 1945 dan dimakamkan tanpa penanda hingga lokasi makamnya berhasil ditemukan kembali di Ereveld Ancol pada tahun 2010.
Lihat kisah lengkap Achmad Mochtar pada artikel biografi yang sudah kami tulis dengan judul "Achmad Mochtar: Ilmuwan Indonesia, Tragedi Vaksin Romusha".
Biodata Pribadi
| Nama Lengkap | Prof. Dr. Achmad Mochtar | ||||||||||||||
| Nama Kecil | Achmad Mochtar | ||||||||||||||
| Nama Lain | |||||||||||||||
| Tempat, Lahir | Bonjol, Pasaman, Hindia Belanda, 10 November 1890 | ||||||||||||||
| Tempat, Wafat | Jakarta, Pendudukan Jepang, 3 Juli 1945 (umur 54) | ||||||||||||||
| Sebab Wafat | Dipancung (jenazahnya dihancurkan lalu dibuang ke lubang kuburan massal) | ||||||||||||||
| Makam | Ereveld Ancol, Jakarta | ||||||||||||||
| Agama | Islam | ||||||||||||||
| Suku | Minangkabau | ||||||||||||||
| Bangsa | Indonesia | ||||||||||||||
| Pekerjaan | Dokter | ||||||||||||||
|
|||||||||||||||
Riwayat Pendidikan
| Pendidikan | Tempat | Tahun |
|---|---|---|
| Europesch Lager School (ELS) | Europesch Lager School (ELS), Batavia | 1907 |
| School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA) | School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA), Batavia | 1907 - 21 Juni 1916 |
| Program Doktoral Kedokteran | Universiteit van Amsterdam, Belanda | 1927 |
Karier
| Instansi/Tempat | Jabatan | Masa Jabatan |
|---|---|---|
| Burgerlijke Geneeskundige Dienst, Panyabungan dan Muara Bungo | Inlandsch Arts | 1916 - 1925 |
| Vereniging van Indonesische Geneesheeren (VIG) | Pengurus Aktif | 1920-an - 1930-an |
| Universiteit van Amsterdam | Peneliti Tamu | 1925 - 1927 |
| Laboratorium Penelitian Patologi Pemerintah Kolonial, Bengkulu, Sumatra Barat, Medan dan Semarang | Peneliti Kedokteran / Ahli Bakteriologi Khusus Penyakit Tropis | 1927 - 1937 |
| Centraal Geneeskundig Laboratorium (Lembaga Eijkman), Batavia | Peneliti Senior / Kepala Bagian Bakteriologi | 1937 - 1942 |
| Lembaga Eijkman, Jakarta | Direktur Utama | 1942 - Juli 1944 |
| Komite Penyusun Kurikulum Kedokteran | Anggota Komite / Tim Perumus | 1942 |
| Ika Daigaku (Sekolah Tinggi Kedokteran), Jakarta | Wakil Rektor / Vice-Rector | 1943 - Juli 1944 |
| Chuo Sangi-In, Jakarta | Penasihat Ahli Bidang Kesehatan Publik | 1943 - 1944 |
Daftar Penghargaan
| Penghargaan | Tahun | Deskripsi |
|---|---|---|
| Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi | 13 Oktober 1981 | Namanya diabadikan menjadi nama rumah sakit umum daerah milik Pemprov Sumatra Barat di Kota Bukittinggi |
Daftar Penghargaan Bintang
*Scroll ke samping untuk lebih lengkap
*Jika terdapat data yang tidak sesuai, bantu kami memperbaikinya dengan memberitahu kami di kolom komentar.
Kami berusaha untuk memberikan data yang akurat, jika kamu menemukan ada informasi yang keliru dan kurang tepat serta ingin menambahkan data dari tokoh ini disini silahkan hubungi kami melalui kolom Contact Us atau Komentar di bawah ini.
Kami sangat berterimakasih atas setiap masukan yang kamu berikan, karena itu akan meningkatkan kualitas data yang kami berikan ini. Terima kasih atas dukungan dan kerjasama nya.
Salam dari Arsip Manusia.






