Frans Seda merupakan tokoh nasional Indonesia, lahir di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 4 Oktober 1926, ia dikenal sebagai figur yang menempati berbagai posisi strategis dalam pemerintahan Indonesia pascakemerdekaan. Kiprahnya berlangsung lintas periode kepemimpinan nasional, baik pada masa Presiden Soekarno, Soeharto, hingga era reformasi.
Dalam perjalanan karier pemerintahan, Frans Seda pernah menjabat sebagai Menteri Perkebunan, Menteri Pertanian, Menteri Keuangan, dan Menteri Perhubungan. Saat menjabat Menteri Keuangan pada awal Orde Baru, ia menghadapi kondisi ekonomi nasional yang ditandai oleh inflasi sangat tinggi. Melalui kebijakan stabilisasi dan reformasi sistem keuangan negara, inflasi berhasil ditekan dan menjadi bagian dalam upaya pemulihan ekonomi nasional. Ia juga berperan dalam pengembangan transportasi dan konektivitas wilayah, khususnya di Indonesia bagian timur.
Selain di pemerintahan, Frans Seda aktif dalam dunia politik kepartaian, dunia usaha, serta pendidikan tinggi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Katolik, anggota DPR-GR dan MPRS, serta terlibat dalam Partai Demokrasi Indonesia dan PDI Perjuangan. Di bidang pendidikan, ia merupakan pendiri dan perintis Yayasan Atma Jaya, sekaligus Dekan pertama Fakultas Ekonomi dan Rektor pertama Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.
Frans Seda juga aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, termasuk mendampingi kunjungan Sri Paus ke Indonesia serta terlibat dalam berbagai organisasi nasional dan internasional. Ia wafat pada 31 Desember 2009 dalam usia 83 tahun dan dimakamkan di San Diego Hills, Karawang. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya, Yayasan Atma Jaya kemudian meluncurkan Frans Seda Award yang berfokus pada bidang pendidikan dan kemanusiaan.
Simak kisah lengkap Frans Seda pada artikel biografi yang telah kami tulis dengan judul “Frans Seda: Pahlawan Keuangan Indonesia“.
Table of Contents
ToggleBiodata Frans Seda
| Nama Lengkap | Drs. Franciscus Xaverius Seda |
| Nama Lain | Frans Seda |
| Tempat, Lahir | Maumere, Nusa Tenggara Timur, Hindia Belanda, 4 Oktober 1926 |
| Tempat, Wafat | Jakarta, Indonesia, 31 Desember 2009 (umur 83) |
| Sebab Wafat | Usia tua |
| Makam | San Diego Hills Memorial Park and Funeral Homes, Karawang, Jawa Barat |
| Agama | Katolik |
| Bangsa | Indonesia |
| Pekerjaan | Politikus |
| Partai Politik | Partai Katolik, PDI PDI-P |
| Ayah | Paulus Setu Seda |
| Ibu | Maria Sipi Soa Seda |
| Isteri/Pasangan | Johanna Maria Pattinaja |
| Anak | Francisca Xaveria Sika Seda, Yoanessa Maria Yosea Sipi Seda |
Riwayat Pendidikan Frans Seda
| Jenjang Pendidikan | Nama Sekolah | Tahun |
|---|---|---|
| Sekolah Dasar | SD Flores | 1940 |
| Sekolah Menengah Pertama/Sekolah Calon Imam Katolik | Kolase Xaverius Muntilan, Yogyakarta | 1946 |
| Hollandsche Burgershool (HBS) | Hollandsche Burgershool (HBS), Surabaya | 1950 |
| Sarjana Ekonomi | Katholieke Econische Hogeschool, Tilburg, Belanda | 1956 |
Karir Frans Seda
| Instansi/Tempat | Jabatan | Masa Jabatan |
|---|---|---|
| Kebangkitan Rakyat Indonesia Sulawesi (KRIS) | Anggota | 1945 - 1946 |
| Batalyon Paraja/Lasykar Rakyat GRISK/TNI Masyarakat | Anggota | 1945 - 1950 |
| Seksi Penerangan Kongres Pemuda Indonesia | Ketua | 1950 |
| Gubernur Militer Nusa Tenggara, Denpasar, Bali | Penasihat Ekonomi | 1956 |
| Fakultas Ekonomi Universitas Atma Jaya | Pendiri dan Dekan | 1960 - 1964 |
| Partai Katolik Indonesia | Ketua | 1961 - 1968 |
| Kabinet Dwikora I | Menteri Perkebunan | 2 September 1964 - 21 Februari 1966 |
| Kabinet Dwikora III | Menteri Pertanian | 30 Maret 1966 - 25 Juli 1966 |
| Kabinet Dwikora III | Departemen Perkebunan | 30 Maret 1966 - 25 Juli 1966 |
| Kabinet Ampera I | Menteri Keuangan | 25 Juli 1966 - 17 Oktober 1967 |
| Kabinet Ampera II | Menteri Keuangan | 17 Oktober 1967 - 6 Juni 1968 |
| Yayasan Atma Jaya | Ketua | |
| PT Gramedia | Presiden Dewan Komisaris | |
| PT. Kompas Media Nusantara | Presiden Dewan Komisaris | |
| PT. Bayer Indonesia | Anggota Dewan Komisaris | |
| Kabinet Pembangunan I | Menteri Perhubungan dan Pariwisata | 10 Juni 1968 - 27 Maret 1973 |
| Duta Besar RI Untuk Belgia dan Luksemburg | Duta Besar | 1973 - 1976 |
| PT Narisa | Presiden Dewan Komisaris | 1978 |
| PT Narisa Jaya | Presiden Dewan Komisaris | 1979 |
| Yayasan Bentara Rakyat | Wakil Ketua | |
| Dewan Pertimbangan Agung | Anggota | 1976 - 1978 |
| Dewan Penasihat Dewan Pengembangan Kawasan Timur Indonesia (DP-KTI) | Anggota | |
| Asosiasi Pertekstilan Indonesia dan Asosiasi Perdagangan Tekstil Indonesia | Ketua Umum | 1983 - 1985 |
Penghargaan
| Penghargaan | Tahun | Keterangan |
|---|---|---|
| Frans Seda Award | 1 Juni 2011 | namanya di gunakan sebagai nama award di bidang Pendidikan dan Kemanusiaan dan ditujukan pada seluruh warga negara Indonesia yang berusia maksimal 40 tahun yang memiliki karya nyata pada bidang Pendidikan maupun Kemanusiaan yang turut merawat, menanam dan mengembangkan ke-Indonesiaan sebagaimana diteladankan Frans Seda. |
Penghargaan Bintang
Kami berusaha untuk memberikan data yang akurat, jika kamu menemukan ada informasi yang keliru dan kurang tepat serta ingin menambahkan data dari tokoh ini disini silahkan hubungi kami melalui kolom Contact Us atau Komentar di bawah ini.
Kami sangat berterimakasih atas setiap masukan yang kamu berikan, karena itu akan meningkatkan kualitas data yang kami berikan ini. Terima kasih atas dukungan dan kerjasama nya.
Salam dari Arsip Manusia






