Andi Abdul Azis merupakan seorang perwira militer keturunan bangsawan Bugis. Selama Perang Dunia II, Andi Azis bergabung dengan militer Belanda dan terlibat dalam operasi bawah tanah melawan Nazi Jerman. Ia kemudian melanjutkan pelatihan pasukan komando di Inggris dan lulus dengan predikat pujian sebelum ditugaskan di kawasan Asia Tenggara di bawah South East Asia Command (SEAC).
Setelah kembali ke Indonesia pada masa revolusi kemerdekaan, Andi Azis menjalani karier militer di lingkungan KNIL dan kemudian APRIS. Ia sempat menjadi ajudan Presiden Negara Indonesia Timur (NIT), Tjokorda Gde Raka Soekawati, serta menjadi instruktur pasukan lintas udara KNIL di Cimahi. Ketegangan politik antara kelompok federalis dan pendukung negara kesatuan akhirnya membawanya memimpin gerakan bersenjata di Makassar pada 5 April 1950.
Setelah menyerahkan diri dan ditangkap di Jakarta, Andi Azis diadili di Mahkamah Militer Yogyakarta pada tahun 1953 dan dijatuhi hukuman 14 tahun penjara. Berkat perjuangan istrinya, yang memohon grasi kepada Presiden Soekarno, masa hukumannya kemudian diperingan dan ia dibebaskan bersyarat pada tahun 1958.
Setelah bebas, Andi Azis menjalani kehidupan yang lebih tenang di Jakarta dan bekerja di perusahaan pelayaran Samudera Indonesia bersama Soedarpo Sastrosatomo. Ia wafat di Jakarta pada 30 Januari 1984 akibat penyakit jantung dan dimakamkan di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.
Baca biografi Andi Azis lebih lengkap pada artikel biografi yang telah kami tulis dengan judul "Andi Azis: Pemberontakan Andi Azis di Makassar".
Biodata Pribadi
| Nama Lengkap | Kapten Andi Abdul Azis |
| Nama Lahir | Abdul Azis |
| Nama Lain | Andi Azis, Kapten Andi Azis |
| Tempat, Lahir | Simpangbinangal, Barru, Celebes, Hindia Belanda, 19 September 1924 |
| Tempat, Wafat | Rumah Sakit Husada, Jakarta, 30 Januari 1984 (59 Tahun) |
| Sebab Wafat | Serangan jantung |
| Makam | Kompleks Pemakaman Keluarga Besar Keturunan Andi Djuanna Daeng Maliungan di Desa Tuwung, Kabupaten Barru |
| Agama | Islam |
| Suku | Bugis |
| Bangsa | Indonesia |
| Pekerjaan | Tentara, Bisnis |
| Institusi | KL (1940-1945) KNIL (1946-1950) APRIS (1950) |
| Pangkat terakhir | Kapten |
| Ayah | Andi Djuanna Daeng Maliungan |
| Ibu | Becce Pesse |
| Istri | Sabida binti Baso Daeng Marewa (Ny. Jabida Azis) |
Riwayat Pendidikan
| Pendidikan | Tempat | Tahun |
|---|---|---|
| Leger School | Belanda | 1935 - 1938 |
| Lyceum | Belanda | 1938 - 1944 |
| Commando Basic Training Center | Commando Basic Training Center, Inggris | 1942 - 1944 |
| Sergeant Cadet | Sergeant Cadet, Inggris | 1945 |
| Sekolah/Kursus Kepolisian | Sekolah/Kursus Kepolisian Menteng Pulo, Jakarta | 1946 - 1947 |
| School tot Opleiding voor Parachutisten | School tot Opleiding voor Parachutisten, Cimahi-Bandung, Jawa Barat. | 1947 - 1948 |
Organisasi & Karier
| Instansi/Tempat | Jabatan | Masa Jabatan |
|---|---|---|
| Koninklijk Leger (KL) Belanda | Anggota Pasukan Perlawanan Bawah Tanah Eropa | 1940 - 1942 |
| Tentara Sekutu (Inggris-Belanda) | Sersan Kadet Pasukan Komando | 1942 - 1945 |
| Koninklijke Nederlandsch-Indische Leger (KNIL) Jakarta & Makassar | Komandan Regu | 1946 - 1947 |
| Pemerintahan Negara Indonesia Timur (NIT) | Ajudan Senior Presiden NIT (Sukowati) | 1947 - 1948 |
| Sekolah Pasukan Payung KNIL (School tot Opleiding voor Parachutisten) Cimahi | Instruktur/Pelatih Penerjun Payung | 1948 |
| Pasukan KNIL Batalyon Makassar | Komandan Kompi (Letnan Satu) | 1948 - Maret 1950 |
| Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS) | Perwira APRIS (Kapten) | 30 Maret 1950 - 5 April 1950 |
| Gerakan "Pasukan Bebas" Makassar | Panglima/Pemimpin | 5 April 1950 - 15 April 1950 |
| Perusahaan Pelayaran Samudera | Manajemen/Staf Ahli Bidang Logistik dan Operasional Perkapalan | 1958 - Awal 1980-an |
*Scroll ke samping untuk lebih lengkap
*Jika terdapat data yang tidak sesuai, bantu kami memperbaikinya dengan memberitahu kami di kolom komentar.






