Achmad Tahir merupakan salah satu pejuang kemerdekaan asal Sumatera Utara yang berperan penting dalam pelatihan militer pemuda dan pembentukan Barisan Pemuda Indonesia (BPI) pasca-Proklamasi 1945. Lahir pada 27 Juni 1924 di Kisaran, ia sempat tergabung dalam Giyugun saat pendudukan Jepang dan aktif mempersatukan kekuatan pemuda di Medan untuk mempertahankan kemerdekaan.
Setelah Indonesia merdeka, ia menjabat di berbagai posisi strategis militer, termasuk sebagai Panglima Divisi IV/TKR dan Atase Militer di Roma. Ia juga menjadi Ketua Umum Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan dikenal karena usahanya memperjuangkan kesejahteraan para veteran. Achmad Tahir wafat pada 17 Agustus 2002, karena penyakit kanker paru-paru yang dideritanya.
Simak kisah lengkap Achmad Tahir pada artikel biografi yang telah kami tulis dengan judul "Achmad Tahir: Dari Veteran hingga Menjadi Ketua Umum LVRI".
Biodata Pribadi
| Nama Lengkap | Achmad Tahir | ||||||||||
| Nama Kecil | Achmad Tahir | ||||||||||
| Nama Lain | - | ||||||||||
| Tempat, Lahir | Kesultanan Asahan, Kisaran, Asahan, Oostkust van Sumatra, Hindia Belanda, 27 Juni 1924 | ||||||||||
| Tempat, Wafat | Rumah Sakit Medistra, DKI Jakarta, Indonesia, 17 Agustus 2002 (umur 78) | ||||||||||
| Sebab Wafat | Kanker Paru-paru | ||||||||||
| Makam | Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Indonesia | ||||||||||
| Agama | Islam | ||||||||||
| Suku | Jawa | ||||||||||
| Bangsa | Indonesia | ||||||||||
| Pekerjaan | Militer Politikus | ||||||||||
| Dinas Militer | |||||||||||
| Pangkat Militer | |||||||||||
| Satuan | Polosi Militer (PM) | ||||||||||
| NRP | 15431 | ||||||||||
| Partai | Golongan Karya (Golkar) | ||||||||||
| |||||||||||
Riwayat Pendidikan
| Pendidikan | Tempat | Tahun |
|---|---|---|
| Hollandsch-Inlandsche School (HIS) | Hollandsch-Inlandsche School (HIS), Medan | 1938 |
| Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO-B) | Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO-B), Medan | 1941 |
| Pendidikan Perwira Militer | Markas Gyugun, Sumatra | 1943 |
| Sekolah Menengah Atas B | Sekolah Menengah Atas B, Bukittinggi | 1948 (tidak selesai) |
| Kader Militer TNI AD | Pangkalan Latihan Candradimuka, Jawa Barat | 1952 |
| Pendidikan Spesialisasi Diplomasi Pertahanan | Kursus Atase Militer, Jakarta | 1956 |
| Pendidikan Tinggi Komando Militer TNI AD | Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (SESKOAD), Bandung | 1960 |
| Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | Universitas Jayabaya, Jakarta | 1972 |
Organisasi & Karier
| Instansi/Tempat | Jabatan | Masa Jabatan |
|---|---|---|
| Barisan Pemuda Indonesia (BPI) Sumatera Timur, Medan | Ketua | Agustus 1945 - Oktober 1945 |
| Panitia Penolong Pengangguran Bekas Heiho dan Gyugun, Medan | Ketua | 1945 |
| Divisi IV Tentara Keamanan Rakyat (TKR), Medan | Panglima | 1945 |
| Polisi Tentara Sumatera, Bukittinggi | Komandan | 1946 - 1947 |
| Komando Markas Besar Pertahanan (KDO) Sumatra, Bukittinggi | Kepala Staf | 1948 - 1949 |
| Dinas Personalia Angkatan Darat (AD), Jakarta | Kepala Bagian Umum | 1950 - 1952 |
| Staf Umum TNI Angkatan Darat, Jakarta | Asisten Ajudan Jenderal | 1952 - 1953 |
| Staf Umum TNI Angkatan Darat, Jakarta | Kepala Seksi III | 1953 - 1956 |
| Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Roma | Atase Militer | 1956 - 1959 |
| Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Bandung | Dosen | 1960 - 1962 |
| Komando Mandala (Pembebasan Irian Barat), Makassar | Kepala Staf Gabungan | 1962 - 1963 |
| Pemerintah Militer Indonesia Bagian Timur, Makassar | Kepala Staf Gubernur Militer | 1962 - 1963 |
| Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) Bagian Darat, Magelang | Gubernur AKABRI Umum Darat | 1966 - 1968 |
| Komando Wilayah Pertahanan (Kowilhan) I, Medan | Panglima | 1969 - 1973 |
| Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris | Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI | 1973 - 1976 |
| Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Madrid | Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI | 1973 - 1975 |
| Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) | Panglima | 1975 - 1978 |
| Departemen Perhubungan RI | Sekretaris Jenderal | 1976 - 1983 |
| Komando Wilayah Pertahanan (Kowilhan) III | Panglima | 1978 - 1981 |
| Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Manila | Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI | 1981 - 1983 |
| Gerakan Non-Blok (GNB) | Duta Besar Keliling GNB | |
| Kabinet Pembangunan IV | Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi | 19 Maret 1983 - 21 Maret 1988 |
| Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) | Ketua Umum |
Daftar Penghargaan
| Penghargaan | Tahun | Deskripsi |
|---|---|---|
| Gelar Tengku Pangeran | Diberikan oleh Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) di Kesultanan Deli atas perannya sebagai Sesepuh Puak Melayu Sumatera Utara. | |
| Gerbang Kesatrian Achmad Tahir | Nama Achmad Tahir diabadikan menjadi nama Gerbang Ksatrian di Batalyon Polisi Militer Angkatan Darat |
Daftar Penghargaan Bintang
*Scroll ke samping untuk lebih lengkap
*Jika terdapat data yang tidak sesuai, bantu kami memperbaikinya dengan memberitahu kami di kolom komentar.
Kami berusaha untuk memberikan data yang akurat, jika kamu menemukan ada informasi yang keliru dan kurang tepat serta ingin menambahkan data dari tokoh ini disini silahkan hubungi kami melalui kolom Contact Us atau Komentar di bawah ini.
Kami sangat berterimakasih atas setiap masukan yang kamu berikan, karena itu akan meningkatkan kualitas data yang kami berikan ini. Terima kasih atas dukungan dan kerjasama nya.
Salam dari Arsip Manusia.









