Edit Template

Djamaluddin Adinegoro: Biodata Wartawan, Sastrawan, dan Perintis Pers Indonesia

Djamaluddin Adinegoro merupakan pelopor jurnalisme modern Indonesia yang memainkan peran besar dalam membangun pers nasional sejak masa kolonial hingga awal kemerdekaan. Lahir di Talawi, Sawahlunto, ia sempat menempuh pendidikan kedokteran di STOVIA sebelum memutuskan beralih ke dunia jurnalistik.

Sepanjang kariernya, Adinegoro memimpin sejumlah media berpengaruh seperti Pewarta Deli, Mimbar Indonesia, hingga LKBN Antara. Ia juga berperan dalam perjuangan kemerdekaan melalui media massa, pendirian RRI Bukittinggi, serta ikut mendirikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Selain dikenal sebagai wartawan, ia menghasilkan berbagai karya penting seperti Darah Muda, Asmara Jaya, Melawat ke Barat, Atlas Semesta Dunia, dan Ensiklopedi Umum Dalam Bahasa Indonesia, yang memperlihatkan luasnya kontribusinya di bidang sastra, pendidikan, dan ilmu pengetahuan.

Adinegoro terus hidup melalui Anugerah Jurnalistik Adinegoro yang menjadi penghargaan tertinggi bagi insan pers Indonesia.

Baca biografi Djamaluddin Adinegoro lebih lengkap pada artikel biografi yang telah kami tulis dengan judul "Djamaluddin Adinegoro: Pelopor Jurnalisme Modern Indonesia yang Mengubah Arah Pers Nasional".

Biodata Pribadi

Nama LengkapDjamaluddin Adinegoro Datuk Maradjo Sutan
Nama KecilDjamaluddin
Nama LainAdinegoro
LahirTalawi, Sawahlunto, Tanah Datar, Padangsche Bovenlanden, Sumatra's Westkust, Hindia Belanda, 14 Agustus 1904
WafatDKI Jakarta, Indonesia, 8 Januari 1967 (umur 62)
Sebab WafatPenyakit jantung
MakamTaman Pemakan Umum Karet Bivak, Jakarta
AgamaIslam
SukuMinangkabau
BangsaIndonesia
PekerjaanWartawan,
Jurnalis
Keluarga
AyahUsman Baginda Chatib
IbuSadarijah
MertuaDjamal
PasanganAlidar binti Djamal
Saudara KandungMuhammad Yaman
Mohammad Yamin
Ramana Usman
IparSiti Soendari Mertoatmadjo (Raden Ajeng Siti Sundari)
AnakArdhi Rahman Udin
Anita Marni
Adiwarsita Adinegoro
Marsini Adinegoro
MenantuBachsoel Chatab
Endang Sri Soerjantini
Paula Frans Rumokoy
KeponakanDang Rahadian Sinayangsih Yamin
CucuAkbar Adinegoro
Ismail Adinegoro

Riwayat Pendidikan

PendidikanTempatTahun
Europeesche Lagere School (ELS)Europeesche Lagere School (ELS), Fort de Kock1916
Hollandsch-Inlandsche School (HIS)Hollandsch-Inlandsche School (HIS)1916 - 1918
School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA)School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA), Batavia1918 - 1925
Julius-Maximilians-Universität Würzburg, Jerman1926 - 1930

Organisasi & Karier

Instansi/TempatJabatanMasa Jabatan
Jong Sumatranen BondBendahara1920
Majalah Caya Hindia, BataviaPembantu Tetap / Penulis Kolom1920-an
Panitia Kongres PemudaSekretaris1926
Surat Kabar Pewarta Deli, MedanPemimpin Redaksi1932 - 1942
Harian Sumatera Shimbun, Medan/BukittinggiPemimpin Redaksi1943 - 1945
Chuo Sangi Sumatera Kai, BukittinggiKepala Departemen Umum1943 - 1945
Surat Kabar Kedaoelatan Rakyat, SumateraPengelola / Pemimpin1945
Majalah Mimbar Indonesia, JakartaPemimpin Redaksi / Pengelola1948 - 1950
Kantor Berita Aneta / PIA (Persbiro Indonesia Aneta), JakartaDirektur / Pemimpin1951 - 1956
Penerbit Gunung Agung, JakartaKetua Dewan Komisaris
Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, SumateraPendiri Cabang Sumatra1945
Komite Nasional Sumatera (KNS)Ketua / Kepala Bagian Umum1945
Pemerintah Republik Indonesia (Urusan Penerangan Sumatra)Wakil Resmi Pemerintah RI1945 - 1947
Yayasan Dharma, JakartaPendiri (Bersama Soepomo dan H.B. Jassin)1947
Konferensi Meja Bundar (KMB), Den HaagJurnalis Resmi / Tim Liputan Khusus Delegasi RI1949
Perguruan Tinggi Jurnalistik (PTJ) JakartaPerintis / Pendiri & Pengajar1950
Fakultas Publisistik dan Jurnalistik Universitas Padjadjaran (UNPAD), BandungPerintis / Pendiri & Pengajar1950
Dewan Perancang Nasional (Depernas / Dapenas), JakartaAnggota1954
Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, JakartaDewan Pimpinan1963 - 1967

Karya Tulis

JudulPenerbitTahun
Darah MudaBalai Pustaka1926/1927
Asmara JayaBalai Pustaka1927
Melawat ke Barat Jilid 1Balai Pustaka1930
Kembali dari Perlawatan ke EuropaBalai Pustaka1931
Melawat ke Barat Jilid 2Balai Pustaka1936
Melawat ke Barat Jilid 3Balai Pustaka1950
Atlas Semesta Dunia1952
Ensiklopedi Umum dalam Bahasa IndonesiaBulan Bintang1954
Revolusi dan KebudayaanBalai Pustaka1954
Publisistik dan JurnalistikJajasan Dharma1950-an/1960-an
Bayati es KopyorVaria. No. 278. Th. Ke-6. hlm. 3-4, 321961
EtsukoVaria. No. 278. Th. Ke-6. hlm. 2-3, 311961
Lukisan Rumah KamiDjaja. No. 83. Th. Ke-2. hlm. 17-18.1963
Nyanyian Bulan AprilVaria. No. 293. Th. Ke-6. hlm. 2-3 dan 31-32.1963
Falsafah Ratu Dunia
Ilmu Karang-mengarang

Daftar Penghargaan

PenghargaanTahunDeskripsi
Perintis Pers Indonesia1974Pemerintah secara anumerta menetapkan Adinegoro sebagai salah satu tokoh utama Perintis Pers Indonesia atas dedikasi tanpa batasnya dalam merintis, mendidik, dan membangun fondasi jurnalisme modern yang berwawasan kebangsaan sejak zaman kolonial.
Anugerah Jurnalistik AdinegoroSejak 1974Nama beliau diabadikan menjadi Anugerah Jurnalistik Adinegoro (atau Hadiah Adinegoro), yang merupakan penghargaan tertinggi dan paling prestisius bagi insan pers di Indonesia dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
Jl. AdinegoroPemerintah daerah mengabadikan namanya sebagai nama jalan utama guna mengenang perannya sebagai putra daerah Minangkabau yang memberikan kontribusi besar pada sejarah literasi, pers, dan geopolitik nasional.
Prangko keluaran 19961996Pada tahun 1996, fotonya digunakan pada Prangko

Kami berusaha untuk memberikan data yang akurat, jika kamu menemukan ada informasi yang keliru dan kurang tepat serta ingin menambahkan data dari tokoh ini disini silahkan hubungi kami melalui kolom Contact Us atau Komentar di bawah ini.

Kami sangat berterimakasih atas setiap masukan yang kamu berikan, karena itu akan meningkatkan kualitas data yang kami berikan ini. Terima kasih atas dukungan dan kerjasama nya.

Salam dari Arsip Manusia.

Share Article:

arsipmanusia.com

Writer & Blogger

Considered an invitation do introduced sufficient understood instrument it. Of decisively friendship in as collecting at. No affixed be husband ye females brother garrets proceed. Least child who seven happy yet balls young. Discovery sweetness principle discourse shameless bed one excellent. Sentiments of surrounded friendship dispatched connection is he. Me or produce besides hastily up as pleased. 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[tokoh_ulang_tahun]

Baru Terbit

  • All Post
  • Biodata
  • Biografi
  • Blog
  • Daftar Tokoh
  • Lembaga
  • Penghargaan
  • Peristiwa
  • Time Line

Join the family!

Sign up for a Newsletter.

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.

Jenderal AH Nasution

Jenderal Abdul Haris Nasution, lahir pada 3 Desember 1918, adalah sosok kunci dalam sejarah Indonesia yang memberikan kontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan negara.

[tokoh_ulang_tahun]

[tokoh_ulang_tahun}
Edit Template

TEAM:

©Maret 2023 – 2025 arsipmanusia.com

Scroll to Top